Sabtu, 06 September 2014

UNTIAN PESAN LANGIT

 UNTIAN PESAN LANGIT

Adakah pesan yg ku gantung diantara mega di langit itu tlah sampai tertiup angin?
Ataukah masih berada dalam kebekuan mendung yg tak mencurahkan hujan?
Mungkinkah kau sengaja tak mencerna kepekaan rasa?


 Puisi berjuntaian jauh ke langit kian tak terjangkau angan suciku.
Meski warna2 melambungkan nyawaku dalam kanvas putihku.
Dan kita slalu menyepi dalam diri di malam gegas dengan bunyi.
Jerat apakah yg tuhan nyatakan padaku?
Sesat apakah yg tuhan nyanyikan untukku?
Puisi2pun menjauh dengan gaduh bersama nujuman yang ranum oleh waktu.
Siapa lagi yg berani menitah kuasa waktu?
Dan aku hanya bisa membaca perangai riangmu mengiangkan igau2 kesakitan pada senyum alis matamu.
Tapi aku tak mampu berlari meski aku tak bisa lagi jangkau puisi.


SAYAP PATAH



SAYAP PATAH

Ketika burung itu patah sayapnya,
dan hanya tinggal menggunakan sebelah sayapnya.
Dia tetap berusaha bangkit dan terbang walaupun sesekali pasti terjatuh.
Walaupun beban semakin berat dirasakan,
Dia tetap bersemangat yuk mengejar buih2 mimpi dan cita2nya.
Walaupun harus rela meninggalkan semua gelembung kehidupan serta kisah lamanya.
Demi satu impian tuk maju dan terus maju,tuk lebih belajar mendalami makna dan arti hidup...

RENUNGAN JIWA



1658220_1401976806736661_1479158286_o.jpgRENUNGAN JIWA
29 April 2010 pukul 0:55
RENUNGAN JIWA


Jauh sudah aku berjalan

Menelusuri lorong-lorong waktu yang begitu panjang

Menembus dinding-dinding malam

Diantara seribu kerikil-kerikil tajam yang menghadang

Semua telah aku dapatkan

Suka, duka, kebahagiaan, serta derita

Bahkan seribu tetesan airmata

Membasahi dalam setiap doa dan langkahku

Namun ada satu yang belum dapat aku raih

Dan selalu aku impikan……..


“AKU INGIN BERTEMU DAN BERADA DALAM PELUKAN TUHAN “

Puisi ini telah saya bukukan dalam

( “ bisikan hati di ujung kehidupan “ )

LENTERA HIDUP



LENTERA HIDUP

Desah nafas terhembus dintara rongga hidung
Lepaskan kepenatan dalam alam imaji sesaat
Buang sgala sayatan tajam belati kehidupan
Meraba dinding2 malam diantara relung purnama
Sinarkan bias tebarkan cahaya....
Basuh sgala keremangan alam hati
Suram??? Gelap?? BANGKIt !!!
Teriak batinku melambaikan seribu harapan....
Hidup ini ibarat sebuah lentera kecil, terkadang lelah memberikan sebuah cahaya penerang. Perjalanan hidup yang penuh dengan perjuangan, merayap setapak demi setapak dalam menuju dermaga terakhir. Menuju alam mimpi yang penuh khayalan dan imaji, Namun terkadang harus berhadapan dengan terjalnya dinding malam yang menghadang. Jika Batin dan Hati kita berkeinginan “Kuat” mungkin segalanya akan mudah di tempuh. Namun jika hati, jiwa, raga kita lemah niscaya kita hanya akan memjadi sebuah LENTERA kecil yang nantinya secara perlahan akan hilang dalam terang. Sampai pada saatnya kita benar-benar hilang dari kehidupan ini…….

AKU



AKU

Aku hanyalah bayangan gelap
Terjerumus dalam gelapnya malam
Sinarku redup tak berbias….
Hidupku bagai sebuah Orps yang terpecah dari keheningan
Hanya segumpal harapan bangkitkan aku
Tuk bangkit dan terus bangkit ….
Jalani dan pelajari keseimbangan hidup ini…

Serpihan Hati



"Serpihan Hati"


Hati adalah Sumber segala perasaan...
Hati terkadang membawa kita dalam dinding gelap
Namun hati juga bisa runtuh bagaikan barisan tembok usang.
Hati akan terukir indah bagai sulaman sutera
saat alam pikiran kita terasa tenang.
Namun hati akan tersayat ribuan luka
saat kita menatap sebuah kehancuran.
Mata hati adalah indera penglihat yang teramat peka
dalam berbagai dimensi.....

POPULER

Halaman Awal