Minggu, 22 Desember 2024

HAMPARAN KERTAS UNTUK SERUNI

HAMPARAN KERTAS UNTUK SERUNI



Entah...!?!??

Mantra apa yang kau baca

Begitu kuat magnet ini menariku,

Membawaku dalam batin penuh siksa

Memaksa hati bertekuk lutut kepadamu


Kau.....

Selalu datang disaat aku tak perduli

Menghantui mimpi yang aku kejar,

Pudarkan harapan yang tak pasti

Diantara lorong waktu yang terus berputar


Hai Seruni.....

Mengapa Pena tak kunjung datang,

hingga seribu jawabanku kian terbentang !!!



(JokoaArtSamigaluh, 22 Desember 2024)



Kamis, 19 Desember 2024

SERUNI

 

bunga krisan seruni

Seruni...

Belasan tahun aku mengenalmu

Tak terasa sebelas tahun

kita saling mengisi ruang dan waktu

terkadang penuh hinaan dan cobaan


ahhhh....!!!! 

tepisku lirih menepis yang tak mungkin terjadi

Menghapus semua lencana rasa dalam hati

Bergejolak dalam detik tanpa arti


Seruni....

Bisiku lirih dalam hati...

Doa dan harapan ini menanti

Walaupun sekedar mimpi

Yang ta

k pernah pasti


Rabu, 10 Juli 2024

SEBELUM 7 HARI MENINGGAL DEDEK & MAMAH Imas Julaeha Bandung

 SEBELUM 7 HARI MENINGGAL DEDEK & MAMAH Imas Julaeha Bandung




Selasa malam rabu 

23 Oktober 2013 (Rabu Kliwon) :

Meninggal anak ke 3, Umur 5 bulan karna kontraksi antara obat Paru2 dengan kandungan.

Sehingga Lahir pas 6 bulan, pukul 02.00 wib di RS. Santo jusup Bandung.


Adik meninggal pukul 05.00 wib. Mamanya sempat menangis dan memeluk jenazah, saat dibawa pulang. Dan mama masih si rumah sakit.


Saking drepesinya, malam berikutnya mamanya sempat seperti ormg kesurupan.

Dia melihat almarhum ayahnya di dekatnya.

Dia juga berkata kalau di rumahya bandung banyak bunga warna kuning.


Selama dirumah sakit, papa terus di telp sama Mbah Sus, menanyakan keadaan dan memberi saran agar papa sabar.


Hari Jumat 25 Oktober, Mama di bawa pulang dengan mobil Almarhum uwak Teteng ke rumah nenek.


Kondisi mama masih lemah, dan mama terpaksa harus di infus oleh pihak puskesmas cikuya.


Tapi walupun lemas, mama masih bisa bicara dan bercanda seperti biasa.


Hari selasa 29 Oktober, Kondisi mama sudah mulai pulih. Badannya terlihat segar dan mukanya sudah cerah tidak pucat lagi.


Pukul 13.00 wib, mama minta papa menuntun keluar rumah nenek dan duduk di teras.


Mama minta bakso, karna kesukaanya adalah bakso milik almarhumah bi Mumun.

Dia makan lahap dan hampir nambah sampai 3 mangkok.


Setelah itu mama minta papa untuk menyisir dan merapikan rambutnya. Sambil memeluk pinggang papa.


Pukul 18.00 wib, sehabis sholat magrib, atau tepatnya sehabis 7 hari almarhum adek,, mama merasakan kedinginan, badannya agak menggigil. 


Mama juga bilang, katanya semalam di dekati adek dan diajak ikut pergi.


Pihak puskesmas cikuya datang lagi dan mengecek kondisinya sekalia mengganti infus.


Pukul 21.00 tangan mama kram dan jarinya merapat, walapun sudah di urut dan di baluri minyak hangat namun tetap kram.


Sekitar pukul 2.00 dinihari, papa ketiduran disamping mama sampai pukul 06.00 (hari rabu pahing 30 Oktober)


Papa kaget, karena mama nafasnya berbunyi dan matanya sayup namun terbalik keatas, seperti orang melihat jidatnya sendiri.


Mama dah ga bisa bicara, dipanggil atau dibisikin tetap terdiam seperti orang tidak bisa mendengar.


Pukul 12.00 papa menelpon Mbah Sus di Jogja, memohonkan maaf jika mama selama ini banyak salah dan kekurangan.

Mbah Sus terdengar menangis di telp, saking ga teganya akhirnya papa menutup tlp.


Pukul 17.30, semua membca doa yasin bersama untuk mama. Rencan mau membaca 3 balik doa yasin.


pukul 18.30, Pas mau selesai yasin ayat terakhir, tiba2 bude Tri ( istri uwak ujang) berteriak memanggil mama... "Imassss" sambil berlari memeluk mama.


Mama sempat menangis mengeluarkn air mata, dan menghembuskan nafas terakhir.


Papa menelpon Mbah Sus, dan mbah sus terdengar menangis kencang sekali.


Malam itu semua saudara pada datang ke Bandung, baik yang dari jakarta maupun tetangga di Graha KMK (graha asri) cikarang.


Malam berikutnya mbah Barjo, Mbah Dayah, Mbah Sus, Om Mail, Lek Novi, Om Yanto datang ke Bandung.


Kamis Kliwon 07 November, kembali keusuu cikarang bareng mbah sus dan lek novi untuk beres2 persipan pindah ke jogja.


Dan tetangga cikarang sempat berpatungan, mengadakan doa bersama di depan rumah.


Sabtu Pahing 09 November, dengan berat hati namun harus iklhas menjalani.. 

Di jemput oleh Truck Sumber Manis Plono dengan sopir mas Edi Banyuasin,, pulang kejogja.


Antara bahagia pulang kampung, namun sedih karna mama dan adek meninggal.. semua berbaur jadi satu.


Di perbatasan Jawa Barat - Jawa tengah, tepatnya sekitar cirebon... Salsa tiba2 berkata... "Mamanya ga ikut"... Itu mama ga ikut !!!


Papa hanya terdiam.. papa tahu.. klo almarhum mama melepas kepergian kami sampai perbatasan.


Minggu 10 November 2013, hari pertama memulai hidup di jogja



Ringkasan :

Selasa malam rabu 

23 Oktober 2013 (Rabu Kliwon) :

Meninggal anak ke 3, Umur 5 bulan karna kontraksi antara obat Paru2 dengan kandungan.

Sehingga Lahir pas 6 bulan, pukul 02.00 wib di RS. Santo jusup Bandung.


Rabu mlm kamis

30 Oktober (Rabu Pahing) /31 Oktober 2013 (Kamis Pon) :

Mama meninggal Pukul 18.30 wib, tepat acara 7 hari si kecil.


#Lahir mamah Imas julaeha :

14 Juli 1983 - Senin kliwon


1 November 2013 : Pertama kali menginjak tanah di Jogja


"NOVEMBER RAIN - Guna Roses"


*Bulan Duka* tak akan pernah terlupa seumur hidupku,

*Terima kasih engkau yang telah memahami, menyayangi dan mengerti aku. 


Teramat susah mencari orang sepertimu. Karna banyak orang mampu mencintai.. namun belum tentu bisa menyayangi, memahami, apalagi saling mengerti seperti dirimu.


Kita pernah berpelukan dan menangis bersama saat berjanji untuk saling setia sehidup semati,

Namun ... Tuhan berkehendak lain...!!!!


Wahai belahan jiwaku...

Semoga engkau bahagia bersama-NYA...


Wahai Yang Maha Lembut..

Yang Maha Kasih....

Peluklah dia dalam kemuliaan-MU


Innalillahiwainailaihirojiun...



Kamis, 04 Juli 2024

CAMAR

 CAMAR



Rindu...

Bagimu hanya sajak beruntun,

Yang takkan pernah membekas,

Seperti matahari beranjak dari ufuk Timur,

Lalu hilang,, setelah kau tinggalkan senja


Siksaan ini hanya selayang pandang,

Tapi kenyataan bagiku....

Senyum terpahat teruntai,

Tatapan tajam terukir,

Goreskan pedih... peluh... dalam ratapan


Sadarkah kau ??

Ketika samudra mulai pasang,

Diantara gelombang rasa tak surut,

Namun riak air tak mengggapai pantai


Sadarkah kau ??

Rembulan takkan mampu bersinar,

Tanpa ada malam yang menemani...


--------------------

JokoArtSamigaluh,

Kamis 04 Juli 2024

"Pui

si Rindu untuk Camar"






Minggu, 16 Juni 2024

Mawar



Sial... 

bisikku lirih tak berdaya,

Rindu ini kembali hadir membelenggu

Hancurkan sistem syaraf 

teteskan airmata berselimut harapan


Tuhan...

Sampai kapan aku harus tersiksa,

Terpenjara rindu dalam genangan airmata

Menahan pedih berteman bayangan tak nyata

Sakit, pedih, perih semakin memyiksa...

Senin, 22 Juni 2020

KAMBOJA IV

KAMBOJA IV
kamboja





Mempesonanya dirimu
Menyungging senyumanmu
Menghiasi raut wajah sendumu
namun mendiamkan detak jantungku
Mataku mencuri senyummu
perlahan menghantam jantungku
Bingung aku dengan kehadiranmu
Mungkinkah kau akan menerimaku
Kutakut akan kehilanganmu
andai kau tahu perasaanku
Yang jatuh cinta padamu,

KAMBOJA PUTIH VI

KAMBOJA PUTIH VI






Sebelum senja menutup diri
Aku sadar hidup sangat berarti
manis dirimu berkata-kata
indah cinta itu bahagia
sejenak kutemukan cinta
di langit air mata
kemudian tersadar dan bahagia
Cinta hidupkan arti
hidup penuh makna
saat tangan itu kugenggam
merekah senyuman hangatmu di hadapku
semua cinta ada dan terasa
Atas dirimu yang beri aku bahagia
‘Ketika ketulusan cinta itu hadir tanpa pamrih,
senyuman dan tawa yang kau berikan.
Aku bersyukur Tuhan telah mempertemukan kita
semua rasa yang terpendam,
rindu atas dirimu yang buatku indah
kau sapa aku dengan senyum hangat
buat sisa hari ini menjadi hari yang terindah…’

POPULER

Halaman Awal