CAMAR
Rindu...
Bagimu hanya sajak beruntun,
Yang takkan pernah membekas,
Seperti matahari beranjak dari ufuk Timur,
Lalu hilang,, setelah kau tinggalkan senja
Siksaan ini hanya selayang pandang,
Tapi kenyataan bagiku....
Senyum terpahat teruntai,
Tatapan tajam terukir,
Goreskan pedih... peluh... dalam ratapan
Sadarkah kau ??
Ketika samudra mulai pasang,
Diantara gelombang rasa tak surut,
Namun riak air tak mengggapai pantai
Sadarkah kau ??
Rembulan takkan mampu bersinar,
Tanpa ada malam yang menemani...
--------------------
JokoArtSamigaluh,
Kamis 04 Juli 2024
"Pui
si Rindu untuk Camar"
.jpeg)