SEBELUM 7 HARI MENINGGAL DEDEK & MAMAH Imas Julaeha Bandung
Selasa malam rabu
23 Oktober 2013 (Rabu Kliwon) :
Meninggal anak ke 3, Umur 5 bulan karna kontraksi antara obat Paru2 dengan kandungan.
Sehingga Lahir pas 6 bulan, pukul 02.00 wib di RS. Santo jusup Bandung.
Adik meninggal pukul 05.00 wib. Mamanya sempat menangis dan memeluk jenazah, saat dibawa pulang. Dan mama masih si rumah sakit.
Saking drepesinya, malam berikutnya mamanya sempat seperti ormg kesurupan.
Dia melihat almarhum ayahnya di dekatnya.
Dia juga berkata kalau di rumahya bandung banyak bunga warna kuning.
Selama dirumah sakit, papa terus di telp sama Mbah Sus, menanyakan keadaan dan memberi saran agar papa sabar.
Hari Jumat 25 Oktober, Mama di bawa pulang dengan mobil Almarhum uwak Teteng ke rumah nenek.
Kondisi mama masih lemah, dan mama terpaksa harus di infus oleh pihak puskesmas cikuya.
Tapi walupun lemas, mama masih bisa bicara dan bercanda seperti biasa.
Hari selasa 29 Oktober, Kondisi mama sudah mulai pulih. Badannya terlihat segar dan mukanya sudah cerah tidak pucat lagi.
Pukul 13.00 wib, mama minta papa menuntun keluar rumah nenek dan duduk di teras.
Mama minta bakso, karna kesukaanya adalah bakso milik almarhumah bi Mumun.
Dia makan lahap dan hampir nambah sampai 3 mangkok.
Setelah itu mama minta papa untuk menyisir dan merapikan rambutnya. Sambil memeluk pinggang papa.
Pukul 18.00 wib, sehabis sholat magrib, atau tepatnya sehabis 7 hari almarhum adek,, mama merasakan kedinginan, badannya agak menggigil.
Mama juga bilang, katanya semalam di dekati adek dan diajak ikut pergi.
Pihak puskesmas cikuya datang lagi dan mengecek kondisinya sekalia mengganti infus.
Pukul 21.00 tangan mama kram dan jarinya merapat, walapun sudah di urut dan di baluri minyak hangat namun tetap kram.
Sekitar pukul 2.00 dinihari, papa ketiduran disamping mama sampai pukul 06.00 (hari rabu pahing 30 Oktober)
Papa kaget, karena mama nafasnya berbunyi dan matanya sayup namun terbalik keatas, seperti orang melihat jidatnya sendiri.
Mama dah ga bisa bicara, dipanggil atau dibisikin tetap terdiam seperti orang tidak bisa mendengar.
Pukul 12.00 papa menelpon Mbah Sus di Jogja, memohonkan maaf jika mama selama ini banyak salah dan kekurangan.
Mbah Sus terdengar menangis di telp, saking ga teganya akhirnya papa menutup tlp.
Pukul 17.30, semua membca doa yasin bersama untuk mama. Rencan mau membaca 3 balik doa yasin.
pukul 18.30, Pas mau selesai yasin ayat terakhir, tiba2 bude Tri ( istri uwak ujang) berteriak memanggil mama... "Imassss" sambil berlari memeluk mama.
Mama sempat menangis mengeluarkn air mata, dan menghembuskan nafas terakhir.
Papa menelpon Mbah Sus, dan mbah sus terdengar menangis kencang sekali.
Malam itu semua saudara pada datang ke Bandung, baik yang dari jakarta maupun tetangga di Graha KMK (graha asri) cikarang.
Malam berikutnya mbah Barjo, Mbah Dayah, Mbah Sus, Om Mail, Lek Novi, Om Yanto datang ke Bandung.
Kamis Kliwon 07 November, kembali keusuu cikarang bareng mbah sus dan lek novi untuk beres2 persipan pindah ke jogja.
Dan tetangga cikarang sempat berpatungan, mengadakan doa bersama di depan rumah.
Sabtu Pahing 09 November, dengan berat hati namun harus iklhas menjalani..
Di jemput oleh Truck Sumber Manis Plono dengan sopir mas Edi Banyuasin,, pulang kejogja.
Antara bahagia pulang kampung, namun sedih karna mama dan adek meninggal.. semua berbaur jadi satu.
Di perbatasan Jawa Barat - Jawa tengah, tepatnya sekitar cirebon... Salsa tiba2 berkata... "Mamanya ga ikut"... Itu mama ga ikut !!!
Papa hanya terdiam.. papa tahu.. klo almarhum mama melepas kepergian kami sampai perbatasan.
Minggu 10 November 2013, hari pertama memulai hidup di jogja
Ringkasan :
Selasa malam rabu
23 Oktober 2013 (Rabu Kliwon) :
Meninggal anak ke 3, Umur 5 bulan karna kontraksi antara obat Paru2 dengan kandungan.
Sehingga Lahir pas 6 bulan, pukul 02.00 wib di RS. Santo jusup Bandung.
Rabu mlm kamis
30 Oktober (Rabu Pahing) /31 Oktober 2013 (Kamis Pon) :
Mama meninggal Pukul 18.30 wib, tepat acara 7 hari si kecil.
#Lahir mamah Imas julaeha :
14 Juli 1983 - Senin kliwon
1 November 2013 : Pertama kali menginjak tanah di Jogja
"NOVEMBER RAIN - Guna Roses"
*Bulan Duka* tak akan pernah terlupa seumur hidupku,
*Terima kasih engkau yang telah memahami, menyayangi dan mengerti aku.
Teramat susah mencari orang sepertimu. Karna banyak orang mampu mencintai.. namun belum tentu bisa menyayangi, memahami, apalagi saling mengerti seperti dirimu.
Kita pernah berpelukan dan menangis bersama saat berjanji untuk saling setia sehidup semati,
Namun ... Tuhan berkehendak lain...!!!!
Wahai belahan jiwaku...
Semoga engkau bahagia bersama-NYA...
Wahai Yang Maha Lembut..
Yang Maha Kasih....
Peluklah dia dalam kemuliaan-MU
Innalillahiwainailaihirojiun...

.jpeg)
.jpeg)



