MAMA
Pagi ini senyum sang surya redup
Burung burung terbang rendah
Bunga bunga mekar tak penuh
Rumput masih termandikan embun
Aku teringat senyum hangatmu
Walau wajahmu terlihat berkerut
Pudar memutih sebagian rambutmu
Satu gigimu tanggal karena waktu
Mama....
Kau perempuan yg menjadikanku
Hidup di dunia penuh kegembiraan
Walau korbankan sebagian nyawamu
Untuk lahirkanku
Mama......
Kecupan itu buatku damai
Belai jarimu yg keriput itu
Buatku tertidur dg mimpi indahku
Mama....
Kau disana bahagialah
Damailah
Putramu tak bisa balas apa yg kau berikan
Hanya sebutir doa yg mampu putramu lakukan
Tuhan..ampuni beliau
Seperti halnya mamaku ampuni segala dosaku.
Pagi ini senyum sang surya redup
Burung burung terbang rendah
Bunga bunga mekar tak penuh
Rumput masih termandikan embun
Aku teringat senyum hangatmu
Walau wajahmu terlihat berkerut
Pudar memutih sebagian rambutmu
Satu gigimu tanggal karena waktu
Mama....
Kau perempuan yg menjadikanku
Hidup di dunia penuh kegembiraan
Walau korbankan sebagian nyawamu
Untuk lahirkanku
Mama......
Kecupan itu buatku damai
Belai jarimu yg keriput itu
Buatku tertidur dg mimpi indahku
Mama....
Kau disana bahagialah
Damailah
Putramu tak bisa balas apa yg kau berikan
Hanya sebutir doa yg mampu putramu lakukan
Tuhan..ampuni beliau
Seperti halnya mamaku ampuni segala dosaku.